Bahan Baku Kayu Sulit Didapatkan, Seribu Lima Ratus Buruh Harian Lepas Rohil Terancam Jadi Pengangguran - GoRohil- Portal Berita Rokan Hilir

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

PASANG IKLAN ANDA DISINI

Monday, September 10, 2018

Bahan Baku Kayu Sulit Didapatkan, Seribu Lima Ratus Buruh Harian Lepas Rohil Terancam Jadi Pengangguran



GoRohil.com, BAGANSIAPIAPI- Sekitar 16 pengusaha kalangan kapal kayu yang beroperasi di Kabupaten Rokan Hilir, dengan jumlah para buruh seribu lima ratus terancam jadi pengangguran. Pasalnya usaha galangan kapal kayu (Dok, red) di Rohil saat ini terancam tutup karena sulitnya mendapatkan bahan baku kayu.

Demikian hal itu disampaikan Aisah salah satu warga Gang pembangunan Kelurahan Baganbarat Kecamatan Bangko, salah seorang istri dari pekerja buruh harian lepas disalah satu Dok kapal saat diwawancara awak media, Senin (10/09/2018).

"Kalau Dok udah tutup kami mau makan apo pak. Sebab semuo kebutuhan hidup keluarga kami bergantung disiko semuo, jadi kalau dok tutup apo nak dimakan,"ujar Aisah dengan bahasa logat bagan kepada awak media.

Menurutnya, sekarang ini kami sangat merasa kuatir sekali kalau dok tempat berkerja suami dan anak menentu kami tutup, dimana mau berkerja lagi, apa kami harus mencuri untuk mancarikan sesuap nasi pak,"ungkapnya.


"Apa lagi kondisi daerah saat ini mengkuatirkan, anak kami yang berkerja sabagi honorer di Pemda sudah berhenti ditambah lagi kami tidak ada lahan untuk bekebun, kebun kami inilah satu-satunya hujan panas bekerja sebagai buruh harian lepas kalangan kapal ini untuk menyambung kehidupan,"ungkap Ibuk Aisah.

Untuk itu kami semua para istri pekerja dok meminta kepada pemerintah dan pihak polisi dan TNI untuk bisa memberikan kami solusinya agar usaha galangan kapal dapat terus berjalan seperti biasanya,"harap Aisah dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu salah satu pemilik dok usaha kalangan kapal kayu yang tak mau menyebutkan namanya saat dijumpai oleh wartawan menjelaskan, penyebab para buruh harian lepas diliburkan karena kita (pemilik kalangan kapal kayu, red) saat ini sangat sulit mendapatkan bahan baku kayu untuk membuat kapal. Maka itu kita semua pihak usah kalangan kapal di Bagansiapiapi melakukan penyetopat kerja para buruh semua.

"Sampai saat ini sudah lima hari para buruh kita liburkan berkerja, penyebabnya ya itu tadi pemasukan bahan baku kayu kita tidak ada macam mana mau berkerja, "ujarnya kepada wartawan.

Menurut Ijokowi, keluh dan resah para buruh ini disebabkan karena kita liburkan. Kita selaku pemilik usah kalangan kapal kalau tidak ada kayu masuk bagaimana bisa kita suruh mereka berkerja. Kita tau para buruh ini semuanya bergantung hidup berkerja di sini untuk mencukupi kebutuhan keluarganya sehari-hari,bila mereka kita liburkan tentunya mereka jadi pengangguran semua, anak dan istri mereka mau makan apa bila terus kita diliburkan  berkerja,"ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Ijokowi, kita selaku pengusahan kalangan kapal kayu di Bagansiapiapi sangat berharap sekali kepada pemerintah dan DPRD untuk dapat mencarikan solusi agar bahan baku kayu bisa legal, sehingga para buruh kita bisa berkerja seperti biasanya,"harapnya. (Chan)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Pasang Iklan Anda Disini