Setelah Divonis Empat Tahun Penjara dan Denda Rp 200 Juta, Mantan Penghulu Labuhan Tangga Hilir Diwajibkan Menggatikan Kerugian Negara Sebanyak Rp 399.413.788 - GoRohil- Portal Berita Rokan Hilir

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

PASANG IKLAN ANDA DISINI

Wednesday, December 13, 2017

Setelah Divonis Empat Tahun Penjara dan Denda Rp 200 Juta, Mantan Penghulu Labuhan Tangga Hilir Diwajibkan Menggatikan Kerugian Negara Sebanyak Rp 399.413.788

Jumadi divonis empat tahun penjara
Kasi Intelijen, Sri Odit Megonondo

GoRohil.com, Bagansiapiapi– Jumadi, mantan Kades Labuhan Tangga Hilir, Kabupaten Rokan Hilir, divonis selama empat tahun penjara. Ia dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana desa.

Vonis ini dibacakan majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan SH, di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (14/12/2017). Vonis hakim ini lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya menuntut terdakwa selama lima tahun penjara.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohil, Bima Suprayoga SH M.Hum melalui Kasi Intelijen, Sri Odit Megonondo menjelaskan, dalam vonis majelis hakim, selain vonis empat tahun penjara, tetdakwa Jumadi juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp200 juta, jika tidak dibayar maka diganti dengan penjara selama tiga bulan.

Terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp399.413.788, jika tidak dibayar maka hartanya benda terdakwa disita oleh Negara atau diganti dengan kurungan selama satu tahun enam bulan,”kata Odit.

Dalam amar putusannya, hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi, sesuai Pasal 2 juncto Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi.

“Atas vonis ini sikap terdakwa menyatakan menerima, sementara sikap jaksa penuntut umum menyatakan pikir-pikir,” kata Kasi Intel itu.
Tambah Odit Megonondo, untuk diketahui, terdakwa Jumadi telah melakukan tindak pidana korupsi pengelolaan dana bantuan keuangan/Silpa 2015 Alokasi Dana Kepenghuluan (ADK), dan Dana Kepenghuluan (DK) tahun 2016 Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil.

Adapun modus terdakwa tidak mengerjakan sebagian pekerjaan fisik, dan juga tidak menyetorkan pajak yang seharusnya disetorkan ke kas daerah. Atas perbuatan terdakwa, kerugian keuangan negara cq. keuangan daerah Kabupaten Rohil sebesar Rp.399.413.788.

Odit juga menghimbau kepada semua penghulu di Rohil agar dapat menggunakan ADK dan DK dengan sebaik mungkin.“Kalau tidak ingin masuk penjara jangan coba-coba mainkan dana itu,” kata dia berpesan.(rls/Chan)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Pasang Iklan Anda Disini