Judi di Kota Bagansiapiapi Semakin Bergentayangan - GoRohil- Portal Berita Rokan Hilir

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

PASANG IKLAN ANDA DISINI

Tuesday, August 8, 2017

Judi di Kota Bagansiapiapi Semakin Bergentayangan




GoRohil.com –Bagansiapiapi– Maraknya praktek perjudian di kota Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (Provinsi Riau) saat ini seolah tak mampu lagi dibendung oleh penegak hukum.
Dari 5 lokasi arena Permainan Gelper ini nyaris tak tersentuh aparat berwenang baik Satpol PP Bagansiapiapi maupun aparat kepolisian.

Padahal lokasi gelanggang permainan (GELPER) ini di pusat keramaian kota Bagansiapiapi. Akan tetapi para penegak hukum yang melintasi lokasi tersebut terkesan menutup mata melihat aktivitas tersebut.

Para pengusahan Gerper ini seolah-olah tak pernah gentar menghadapi undang-undang yang berlaku dan terus mengoperasikan yang bermodus gelanggang permainan (GELPER) tersebut.

Di duga, demi melancarkan bisnis berbau judi mereka, para penguasa tersebut telah mengalirkan sebagian pundi-pundi hasil perjudiannya kepada oknum-oknum pihak berwenang.

Padahal Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rokan Hilir, H Wan Ahmad Syaiful pada tanggal 17 April 2017 kemarin sudah meminta pemerintah dan kepolisian Rohil untuk menutup lokasi  permainan judi Gelper dan judi lainnya yang beroperasi di Bagansiapiapi tersebut.

Menurut H Wan Ahmad Syaiful, apa bila yang haram dibiarkan terus menerus bisa menjadi nampak negatif bagi masyarakat. Jika tidak ada peduli untuk mencegah judi tersebut maka Allah SWT pasti akan menurunkan laknatnya.

Sementara itu pihak pemerintah melalui Camat Bangko H Julianda S.sos secara resmi sudah  pernah meyalangkan surat kepada pengusaha untuk menutup usaha tersebut. Namun sayangnya surat tersebut tak digubris.

"Sudah dua kali kita melayangkan surat resmi untuk usaha itu ditutup. Tapi nampaknya sampai hari ini kita lihat masih buka," kata Camat Bangko Julianda baru-baru ini.

Julianda menilai pengusaha telah menyalahgunakan izin yang diberikan. Bunyi permohonan izin usaha yang diajukan pengusaha adalah tempat permainan keluarga tapi nyatanya di lapangan justru ada terindikasi judi.**(Richan)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Pasang Iklan Anda Disini